Makanan untuk Anak Diare – Diare menjadi salah satu gangguan
pencernaan yang rentan terjadi pada anak. Gangguan ini dapat disebabkan oleh
beberapa hal seperti komplikasi gigi, virus, reaksi dari obat-obatan, atau
keracunan makanan. Diare pada umumnya bersifat ringan dan dapat hilang hanya
dalam waktu beberapa hari. Namun, ada juga yang mengalami diare berkepanjangan.
Saat si kecil tengah mengalami
diare, Moms pasti merasa khawatir. Salah satu cara agar diare pada anak cepat
mereda adalah dengan memberikan makanan yang tepat untuk anak. Anda juga perlu
memastikan si kecil mendapatkan cairan yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi.
Nah, apa yang harus Moms berikan
pada anak saat tengah mengalami diare? Yuk, simak selengkapnya pada ulasan
berikut ini.
Pilihan Makanan untuk Anak Diare yang Bisa Moms Berikan
Meskipun diare cenderung akan
sembuh dengan sendirinya, tetapi Moms juga perlu sigap untuk mengatasi diare
pada anak. Salah satunya adalah dengan memberikan cairan yang cukup serta
memberikan pilihan makanan untuk anak diare yang tepat.
Jika anak Anda masih menyusu,
Anda tetap bisa memberikan ASI secara rutin atau setiap kali anak mengalami
muntah dan mencret. Sedangkan pada anak yang sudah mengonsumsi MPASI bisa
diberikan air putih, ASI, ataupun minuman yang mengandung elektrolit seperti
air kelapa.
Untuk makanan, Moms bisa
memberikan beberapa makanan untuk anak diare seperti nasi atau bubur, roti,
telur matang, sup hangat, kentang atau ubi yang direbus, daging yang dimasak
hingga matang, ataupun sayuran seperti wortel, buncis, dan jamur.
Saat anak mengalami diare, Moms
tidak dianjurkan untuk memberikan jus buah, karena dapat mengencerkan tinja
anak. Sebagai gantinya, Anda bisa memberikan makanan atau minuman yang
mengandung probiotik seperti yoghurt.
Pemberian makanan untuk anak
diare sangat penting Anda perhatikan, karena banyak juga yang perlu dihindari
agar tidak memperparah kondisi diare pada anak. Contohnya saja, Anda harus
menghindari makanan berminyak, makanan cepat saji, ataupun beberapa kue kering
dan keripik.
Anda juga perlu memperhatikan
sayuran yang akan diberikan pada anak. Hal ini dikarenakan beberapa sayuran dapat
menyebabkan gas yang bisa memperparah kondisi diare. Beberapa sayuran yang
perlu Anda hindari untuk diberikan pada anak yang diare adalah brokoli,
paprika, jagung, dan kacang polong.
Selain memperhatikan makanan
untuk anak diare, jangan lupa juga untuk memastikan kebutuhan cairan anak,
karena si kecil akan kehilangan banyak cairan saat muntah maupun buang air
besar. Jika anak tidak berselera untuk makan dalam porsi banyak, Anda dapat
memberikannya dalam porsi yang lebih sedikit, tetapi sering.
Cara Mencegah Diare pada Anak
Setelah mengetahui makanan untuk
anak diare, Anda juga perlu mengetahui cara mencegah diare pada anak, karena
mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, dalam mencegah terjadinya
diare pada anak, Anda dapat melakukan beberapa hal seperti berikut ini.
-
Memastikan kebersihan anak.
Ajak anak untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan ataupun setelah
menggunakan toilet.
-
Pastikan kebersihan buah dan
sayur sebelum diberikan pada si kecil.
-
Bersihkan peralatan makan dan
juga peralatan masak, baik sebelum maupun sesudah digunakan.
-
Berikan makanan dan minuman
yang higienis untuk si kecil.
-
Pastikan makanan sudah matang
sempurna.
Itulah beberapa pilihan makanan
untuk anak diare hingga cara mencegah diare pada anak yang bisa Moms
perhatikan. Jika anak memiliki gejala diare, usahakan untuk cepat tanggap dalam
menanganinya ya Moms, karena meskipun umum terjadi pada setiap orang, diare
tetap tidak boleh Anda sepelekan.
Jangan lupa untuk membawa si kecil
ke dokter jika dirasa diare pada anak tidak kunjung sembuh dan semakin
memburuk. Ingin tahu lebih banyak seputar tips parenting dan kehamilan? Anda
dapat mengakses info kehamilan & parenting terlengkap lainnya di website Bestmom.id
ya Moms!
Semoga tips mengenai pilihan
makanan untuk anak diare ini dapat bermanfaat ya Moms! (FIY)